“Eh, ada apa Yu?”
“Enggak, gua pengen kasih kartu nama gua, besok jangan lupa telpon gua, ada yang mau gua omongin, oke?”
“Kenapa enggak sekarang aja?”
“Jangan, ada paman elu, pokoknya besok jangan lupa.”
Setelah acara makan malam itu, aku pun pulang ke rumah dengan seribu satu pertanyaan di otakku, apa yang mau diomongin sama Ayu sih. “Oohh esshhh aaouuw uuhh teeruss.., lebih dalemm, oohhh.. Bokep XNXX Apa bisa aku menyentuhnya nanti, tetapi langsung aku berpikir tentang pamanku, bagaimana kalau nanti ketahuan, pasti tidak enak dengan pamanku. Sampai pada suatu saat, ketika aku kebetulan sedang bertamu ke rumahnya, datang teman pamanku dengan seorang wanita yang sangat cantik dan ayu, semampai, langsing, pokoknya kalau menurut saya, layak dikirim untuk jadi calon miss universe. Lalu gerakanku mulai kupercepat sambil menyedot-nyedot puting susunya. Tidak lama kemudian ia mengejang, “Ton, aa.. ouww.. Tapi lama-lama kupikir, tidak apalah, yang penting aku dapat enaknya juga.,,,,,,,,,, Begitu sampai di lantai tersebut, aku pun langsung melihatnya sedang membuka pintu ruanganya. Aku Dengan Calon Istri Pamanku sering jalan-jalan ke Mal-Mal, untungnya tidak pernah bertemu dengan pamanku itu.